√ Telat Bayar Yup Paylater ? Jatuh Tempo & Perhitungan Denda

Advertisements

Telat Bayar Yup Paylater – Siapa sih yang tidak tertarik dengan layanan paylater? merupakan sebuah layanan pinjaman uang yang umumnya digunakan untuk belanja online. Paylater memberi banyak sekali keuntungan bagi para pengguna yang cukup aktif menjadikannya sebagai metode pembayaran.

Hal ini lagi-lagi karena setiap orang yang telah mendapatkan limit akan dapat menggunakannya untuk belanja dengan cara tempo 30 hari atau bahkan cicilan dari 2 – 12 bulan. Dengan begitu ketertarikan masyarakat dengan layanan kartu kredit pun kini sedikit mulai berkurang.

Meski saat ini sudah ada layanan paylater cukup banyak, akan tetapi PT. Finture Tech Indonesia rasanya tak gentar untuk memperkenalkan layanan paylater mereka dengan nama Yup Paylater. Menariknya berbeda dari beberapa paylater lainnya, Yup hadir dalam bentuk kartu fisik layaknya kartu ATM.

Advertisements

Meski begitu apapun bentuknya, penggunaan Yup paylater pun harus tetap memperhatikan tanggal jatuh tempo, denda dan bunga Yup paylater yang akan diberikan ketika telat bayar Yup Paylater. Jadi pastikan sebelum menggunakan pahami dulu resiko jika tidak bayar / telat membayar Yup Paylater berikut ini.

Tanggal Jatuh Tempo Yup Paylater

Keterlambatan pembayaran tagihan setelah melewati tanggal jatuh tempo pembayaran Yup Paylater tentu menjadi sebuah kerugian bagi kita sebagai pengguna. Karena bila kita mengacu pada halaman pusat bantuan Yup paylater, disana dijelaskan bahwa denda mulai diberlakukan.

Namun sebelum kita membahas besaran denda ketika telat melakukan pembayaran tagihan Yup Paylater. Mungkin ada dari kalian yang mempertanyakan kapan sebenarnya tanggal jatuh tempo tagihan Yup Paylater.

Mengenai tanggal jatuh tempo, setidaknya jatuh tempo Yup Paylater hampir tidak berbeda jauh dengan jatuh tempo Shopee Paylater yang sebelumnya sudah pernah paylaterin.com bahas secara lengkap.

Dimana tanggal jatuh tempo pembayaran tagihan Yup Paylater sendiri ada di tanggal 5 setiap bulannya. Maka dari itu ketika kalian sudah melakukan aktivasi layanan paylater Yup dan mendapatkan limit yang bisa digunakan.

Sekali kalian menggunakan limit tersebut, maka kalian harus bertanggungjawab atas nominal yang akan ditagih di bulan berikutnya. Apabila terjadi keterlambatan pembayaran atau bahkan kalian terlambat bayar Yup paylater, denda dan juga sanksi pun akan diberikan.

Denda Telat Bayar Yup Paylater

Secara garis besar nominal penawaran limit Yup Paylater cukup besar memang menarik perhatian banyak orang. Namun dibalik besarnya penawaran limit yang ditawarkan tersebut, terdapat denda telat bayar Yup paylater juga perlu dan harus kalian pahami.

Jadi ketika nanti kalian terlambat membayar tagihan bisa langsung melakukan pembayaran secepatnya agar denda tidak semakin membesar. Dan bila kita bicara terkait masalah denda, berikut adalah perhitungan denda telat bayar Yup paylater yang dapat kalian dapat.

Masih mengutip langsung dari halaman bantuan Yup Paylater, di sana dijelaskan bahwa ketika terjadi keterlambatan akan ada banyak hal bisa didapat. Salah satunya adalah dihitungnya denda telat bayar.

Besaran perhitungan denda pun sudah ditentukan sebesar 1% dari jumlah penagihan. Hanya saja disampaikan pula bahwa besaran denda diberikan tidak lebih dari Rp 100 ribu atau tepatnya maksimal 1% denda hanya sampai Rp 100.000 ribu rupiah.

Apa yang Terjadi Jika Telat Bayar Yup Paylater?

Dengan minat masyarakat begitu tinggi akan penggunaan layanan Paylater, memang saat ini tidak bisa kita pungkiri ada begitu banyak jenis paylater bisa digunakan. Salah satu paling banyak penggunanya adalah Shopee Paylater.

Tak kalah jauh dari Shopee Paylater, Yup Paylater juga cukup mencuri perhatian masyarakat umum karena limit Yup paylater maksimal bisa di dapat setiap pengguna begitu besar yaitu mencapai Rp 40 juta rupiah.

Hanya saja perolehan limit tersebut akan diberikan secara bertahap. Namun semenarik apapun itu, layanan paylater yang juga merupakan layanan pinjaman uang juga memberikan ketentuan kepada setiap pengguna.

Salah satunya yaitu terkait ketentuan telat bayar Yup paylater. Ketentuan ini memberitahukan bahwa sebagai pengguna kita harus bertanggungjawab atas penggunaan limit dipakai untuk belanja di merchant rekanan.

Jadi ketika tanggal jatuh tempo sudah kami sebut dan jelaskan di atas sudah datang, sebaiknya segera lakukan pembayaran sesuai nominal tagihan. Bila tidak maka selain denda seperti kami jelaskan di atas, ada pula beberapa hal kalian dapat. Termasuk di antaranya seperti:

1. Pembekuan Kartu Yup Paylater

Selain akan mendapatkan denda seperti kami sampaikan sebelumnya. Ketika telat bayar Yup Paylater, setidaknya para pengguna akan mendapat pembekuan kartu Yup Paylater. Itu artinya berapapun besaran limit tersisa, ketika telat membayar.

Maka kalian sama sekali tidak akan bisa menggunakannya. Maka dari itu, sebagai pengguna bertanggungjawab, pastikan kalian selalu menggunakan limit sesuai kemampuan agar tidak terjadi keterlambatan pembayaran karena masalah finansial.

2. Hilangnya Hak Periode Bebas Bunga

Selain itu, seperti kita ketahui Yup Paylater memiliki hak periode bebas bunga. Namun ketika kalian telat melakukan pembayaran hak tersebut akan hilang dari akun masing-masing.

Sehingga berapapun besaran limit digunakan kalian akan tetap mendapatkan perhitungan bunga sesuai dengan ketentuan dari pihak Yup Card / Yup Paylater.

3. Pembatasan Penggunaan Layanan

Terakhir hal sudah pasti kalian dapat ketika melakukan keterlambatan pembayaran yakni pembatasan penggunaan layanan. Ini tentunya akan cukup merugikan setiap pengguna karena mereka sama sekali tidak akan bisa mendapatkan akses penuh.

Termasuk ketika akan melakukan perubahan data yang terdapat di dalam aplikasi. Oleh karena itu sekali lagi pastikan tidak telat bayar Yup Paylater.

Kesimpulan

Seperti itu kiranya penjelasan dapat paylaterin.com sampaikan dan jelaskan terkait masalah keterlambatan pembayaran Yup Paylater. Dari penjelasan singkat di atas, bisa kita ambil kesimpulan bahwa.

Hal paling menakutkan ketika telat bayar Yup Paylater adalah pembatasan penggunaan layanan dan juga pembekuan hak periode bebas bunga. Kiranya cukup sekian semoga bisa membantu.

Advertisements
Bagikan

Tinggalkan komentar